Showing posts with label Laras Pandang. Show all posts
Showing posts with label Laras Pandang. Show all posts

Saturday, 27 February 2016

Kota Maba, Beranda Gerhana Matahari Total Terlama di Indonesia

Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Gerhana Matahari Total (foto by okezone.com)
 
Gerhana matahari terjadi ketika bulan melintas di antara bumi dan matahari, menutupi sebagian atau seluruh matahari. Gerhana matahari total terjadi bila diameter bulan nampak lebih besar daripada diameter matahari, membuat sinar matahari tertutup dan membuat siang hari menjadi segelap malam. Untuk kali ini di Indonesia Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi dan posisi bulan akan bergerak dari barat ke timur karena itu GMT akan bermula dari arah Samudera Hindia dan berakhir di Samudera Pasifik.

Ada satu kota yang mendapatkan GMT terlama yaitu Maba, ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba Pada awalnya adalah bagian dari pulau Halmahera merupakan wilayah Provinsi Maluku. Kemudian, pada tahun 1999, Provinsi Maluku mekar menjadi dua: Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 2003, Kota Tidore Kepulauan pun mekar menjadi Kabupaten Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Timur. Maba berada di tepi pantai yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik, menjadi bagian dari Halamahera bagian timur. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT.

GMT 2016 ini menjadi istimewa karena sebagian besar GMT 2016 ini bisa dilihat di daratan Indonesia. Sisanya akan melintasi Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ini sesuatu yang langka karena hanya Indonesia yang bisa menyaksikannya di daratan sementara sisanya akan terlihat di atas samudera.

Ada 12 provinsi yang dilintasi Gerhana Matahari Total 2016, dengan waktu yang berbeda. Gerhana yang akan melintasi area selebar 100-150 km tersebut terjadi mulai dari arah barat menuju timur.
Fenomena gerhana matahari akan terjadi pada 9 Maret 2016 mendatang di Indonesia. Terakhir kali Indonesia dilewati gerhana matahari total adalah 21 tahun lalu, tepat tanggal 24 Oktober 1995 yang hanya bisa dilihat dari Pulau Sangihe,

Cara menjangkau

Untuk menjangkau Maba dari Soekarno-Hatta Jakarta, tujuan pertama adalah Bandara Sultan Babullah Ternate. Saat ini, ada Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air yang mempunyai rute kesana. Rata-rata, jumlah penumpang yang datang dan meninggalkan bandara per hari, sekitar 1.600 orang. Dari Sultan Babullah, Ternate, perjalanan bisa dilanjutkan dengan pesawat sekitar 20 menit ke Buli. Untuk rute Ternate-Buli tersebut, hanya tersedia penerbangan sekali dalam sehari, dengan kapasitas 72 orang. Berdasarkan pantauan beberapa hari ini, tiket pesawat rute tersebut, untuk 6-8 Maret 2016, sudah habis dipesan.

Adakah alternatif lain yaitu melalui jalur laut dan darat. Dari Pelabuhan Kotabaru, Ternate, kita bisa menyeberang menuju Sofifi, ibu kota Provinsi Maluku Utara. Dengan speedboat, tarifnya sekitar Rp 50.000, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Speedboat ini tersedia dari jam 6 pagi sampai jam 21.00 Waktu Indonesia bagian Timur (WIT). Atau, dengan menggunakan kapal feri dari pelabuhan feri Bastiong. Tarifnya, lebih murah, hanya sekitar Rp 20.000, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jadwal keberangkatan feri, 2-3 kali per hari, jam 06.00, jam 11.00, dan jam 15.00 WIT.

Tapi perlu diingat, listrik di Maba padam pada pukul 06.00 pagi hingga sore hari. Jaringan telekomunikasi yang ada juga masih kurang baik. Pastikan Anda men-charge baterai gadget dan kamera sebelumnya.

Sedangkan untuk penduduk Jakarta tidak perlu kecewa karena walaupun Jakarta tidak mengalami gerhana matahari total, namun gerhana sebagian bisa diamati mulai pukul 07:19 dan berakhir pada pukul 09:43 WIB. 

ikuti twitter @minesiastore 

ikuti facebook kopimanisIndonesia
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee
Maba mulanya sebuah kecamatan, kemudian ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Maba berada di tepi pantai, yang langsung berhadapan dengan lautan Pasifik. Sebagai daratan terakhir dan terlama yang dilalui GMT, maka besar kemungkinan wilayah tersebut akan dijadikan salah satu titik penting oleh mereka yang terkait dengan GMT. Antara lain, para peneliti dari dalam dan luar negeri, juga para jurnalis, tentunya. Pada April 2015 lalu, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang ke sana, menyurvei lokasi untuk pemantauan GMT. Dari hasil deteksi mereka, ada dua lokasi pemantauan yang dinilai strategis, yakni di Maba dan Buli. Kedua lokasi ini berada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/issonkhairul/3-menit-20-detik-di-maba-halmahera-timur-daratan-terlama-gerhana-matahari-total_56d113cf729373cd09af5aee

Sunday, 14 February 2016

Ironi Pengguna Angkutan Umum Di Jakarta


Kondisi angkutan umum di Jakarta (sindonews.com)

Pemerintah seringkali menggalakan untuk naik bus, karna tingginya angka kemacetan di Jakarta, pemerintah membuatkan pilihan angkutan massal adalah pilihan terbaik. Pemerintah terus menghimbau untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke angkutan umum. Tapi pemerintah seringkali lupa bahwa bagaimana kondisi angkutan umum di Jakarta yang memang kurang memadai. Segi keamanan,kenyamanan, adalah nilai kurang dari transportasi Jakarta yang membuat himbauan pemerintah untuk beralih ke kendaraan umum cendreung statis atau bisa dibilang diacuhkan masyarakat.

Ditengah rawannya angkutan umum ada beberapa orang yang tidak menggunakan kendaraan pribadinya dan cenderung menggunakan kendaraan umum untuk mendukung program menggunakan kendaraan umum. Salah satunya adalah Bagus Budiwibowo (41), ironisnya Budi justru meregang nyawa di angkutan umum pilihannya. Ya, Bagus menjadi korban copet di metromini T 640 jurusan Pasar Minggu Tanah Abang.

Bagus Budiwibowo adalah salah seorang karyawan Telkom memang pengguna angkutan umum di Jakarta. Distatus media sosialnya sering menggunggah saat sedang diangkutan umum, seperti saat empat bulan yang lalu, manager Wireless Product Divisi Service dan Solution Telkom itu memposting gambar naik Kopaja AC sambil menulis: "mestinya kopaja, metromini, minimal kayak gini, dan terintegrasi di jalur busway. Kenapa susah amat ya?".

Selama ini, Bagus memang dikenal rekan-rekannya sebagai sosok pengguna angkutan umum. Setiap hari, dia pulang pergi naik kereta dari Bogor ke tempat kerjanya di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Ke mana-mana, dia juga memilih naik Metro Mini, Kopaja atau busway.

Jenazah Bagus dimakamkan di kampung halamannya di Kudus, Jawa Tengah. Keluarga Bagus dikabarkan masih shock sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Turut berduka cita atas meninggalnya Bagus Budiwibowo 

Saturday, 3 January 2015

Membangun Perbatasan, Menjaga Kedaulatan

Tentara Indonesia sedang menjaga perbatasan (foto: Antara)

Etalase adalah sebuah penilaian pertama tentang bangunan, jika kita melihat etalase yang bagus maka kita akan menganggap bangunan tersebut bagus juga. Hal ini jika dibandingkan dengan Indonesia, maka etalase tersebut adalah wilayah perbatasan antar negara. Ada beberapa wilayah Indonesia yang berbatasan dengan negara lain lewat jalur darat yaitu Pulau Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia, Pulau Timor perbatasan antara NTT dengan Timor Leste dan Pulau Papua,perbatasan Papua dengan Papua Nugini. Tapi ada satu kesimpulan yang bisa ditarik dari ketiga wilayah perbatasan tersebut : memprihatinkan.

Terlebih dengan Malaysia, negara yang berpenduduk sekitar 30 juta jiwa tersebut memiliki perhatian yang ekstra terhadap wilayah perbatasan, "Etalase" mereka benar-benar dibuat semenarik mungkin, akses jalan yang baik, transportasi, listrik dan segala macamnya benar-benar dibangun sebaik mungkin untuk penduduk Malaysia diperbatasan. Alhasil penduduk perbatasan yang berasal dari Indonesia iri dan lebih bangga "bermalaysia" daripada jadi orang Indonesia. Hingga rupiah pun takluk dikandangnya sendiri berganti ringgit yang pindah kedompet orang Indonesia diperbatasan dengan Malaysia, miris.

Era berganti, Presiden pun berganti, Pak SBY diganti dengan Pak Jokowi, pemerintahan yang baru pun langsung mengejar target pembangunan diperbatasan. Hal ini terlihat dari wilayah perbatasan yang dikunjungi langsung oleh pak Jokowi beberapa waktu yang lalu. Hingga lahirlah rencana untuk memperindah "etalase" Indonesia tersebut. Dalam rencana tersebut pemerintah menyiapkan anggaran Rp 2,7 triliun dalam APBN 2015 untuk mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Termasuk rencana pembangunan jalan nasional sekelas jalan tol diperbatasan Kalimantan-Malaysia sepanjang 34 Km.

Tahun 2015, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendapat alokasi tambahan sebesar Rp 33 triliun sehingga total anggaran kementerian PUPR mencapai Rp 100 triliun lebih. Pemerintah berencana membangun kawasan modern yang dilengkapi dengan infrastruktur penunjang dengan kualitas terbaik yang pernah ada.

Sebagai tahap awal, akan ada pembangunan 4 kawasan‎ perbatasan antara lain di Aruk, Entikong, dan Nanga Badau di Kalimantan Barat dan Long Bawang di Kalimantan Timur. Rencananya akan dibangun jalan nasional yang standar mutunya setara dengan jalan tol. 

Jalan masuk menuju pintu itu dibuat menjadi 2-7-7-2 yaitu 2 meter bahu jalan, 7 meter lebar jalan arah pertama, 7 meter lebar jalan arah kedua dan 2 meter bahu jalan lagi. Jadi nanti akan kelihatan seperti jalan tol. Ada dua ruas masing-masing arah. Selain itu, kualitas jalan akan dibuat‎ sesuai standar yang ditetapkan dalam pembangunan jalan tol. Sedikitnya dibutuhkan dana Rp 2 triliun dengan total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 34,5 km.

Selain itu, akan dibangun pembangunan kawasan terpadu di perbatasan. Pembangunan kawasan ini untuk menjamin ketersediaan ruang terbuka hijau termasuk penanganan kawasan kumuh.‎ Kawasan ini akan dilengkapi dengan air bersih layak, jalan lingkungan, sanitasi dan pembungan sampah.Selanjutnya adalah penyediaan rumah bagi warga yang tinggal di perbatasan serta petugas jaga perbatasan yang bertugas di kawasan tersebut.

Pembangunan infrastruktur ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perbatasan juga menjamin agar masyarakat tidak lagi berpindah ke negara tetangga. Di rentang 70 tahun Indonesia merdeka, semoga rencana baik ini dapat terlaksana agar tetap berkibar bendera Indonesia diperbatasan. 

Yuk ngobrol tentang kedaulatan ditwitter kami : @minesiastore

Monday, 25 August 2014

Strela Dari Rusia Untuk Kemacetan Jakarta



Pemerintah Jakarta sudah berkali-kali merencanakan pembangunan MRT(mass rapid transportation) atau monorail, yang detailnya telah dilupakan oleh semua orang, tetapi pembangunannya tak juga selesai. Kali ini, jalanan di pusat ibukota kembali digali untuk realisasi proyek tersebut.

Maksim Dyakov, Managing Partner Russkie Transportniye Sisteme, bagian dari MORTON holdings yang ikut serta dalam beberapa waktu lalu, menyatakan bahwa sepertinya jalanan tersebut tergali percuma.  Maksim bercerita, ia dan perusahaannya datang ke Jakarta untuk menawarkan proyek pembangunan sistem tranportasi darat “Strela” yang lebih cocok memenuhi kebutuhan Jakarta. Strela merupakan sistem transportasi ringan berupa kereta gantung, yang diciptakan di Jerman dan dimodifikasi oleh para insinyur di Rusia.

Di berbagai kota dunia, Strela dapat dilihat dalam bentuk “trem terbalik”. Berikut gambaran mengenai Strela, JIka dijelaskan secara singkat, pada prinsipnya kendaraan tersebut adalah rel yang berada di dalam balok bercelah di bawahnya, yang tergantung di udara pada tiang-tiang logam. Sistem komunikasi dihapus dari balok tersebut. Motor elektrik tanpa pengemudi dapat menggerakkan hingga lima kabin dalam satu susunan yang tergantung pada bogie yang bergerak di atas rel-rel yang ada di dalam balok.
Maksim menyatakan, saat pertama kali datang ke Jakarta ia langsung menyadari bahwa kota ini terhimpit permasalahan transportasi. “Transportasi darat praktis tidak bergerak pada  jam sibuk. Metro bawah tanah membutuhkan pengembangan yang lama dan mahal, sedangkan sistem yang kami tawarkan tidak hanya dapat dibangun dengan cepat, tetapi juga dibangun pada ruang darat yang sekarang ini masih kosong ,” kata Maksim.
Secara keseluruhan, situasinya hampir sama dengan pembangunan gedung-gedung tinggi, yang sekarang sedang tumbuh di Jakarta seperti jamur. Tanah semakin sempit dan penduduk yang padat, bahkan masih terus bertambah, meningkatkan kebutuhan pembangunan tempat tinggal yang diikuti pembangunan sistem tranportasi secara vertikal.
Menurut Dyakov, mereka menawarkan sesuatu yang jauh lebih cepat dan murah dibandingkan sistem transportasi lainnya. “Strela lebih murah hingga 4-6 kali dari kereta bawah tanah, 3-5 kali lebih murah dari monorail, dan tentu jauh lebih murah dibandingkan dengan MRT,” cerita Dyakov.
Strela dapat dibangun pada tiang-tiang fondasi yang sudah ada di Jakarta. Secara khusus, pencetus proyek ini siap menggantikan lajur busway yang mengambil lebar jalan raya utama Jakarta secara signifikan. Selain itu, bukan hanya dapat memanfaatkan tiang fondasi yang sudah ada, titik transit dan perhentian yang adapun juga dapat digunakan untuk Strela.
Untuk pembangunan proyek MRT yang sederhana saja, dibutuhkan 22 juta dolar AS per kilometernya. Harga tersebut belum termasuk harga tanah yang akan digunakan. Tidak ada yang berencana menghitung harga tanah tersebut, tetapi yang jelas harganya sangatlah mahal. Perusahaan Rusia menawarkan proses yang sebaliknya: jalan yang dipakai sebagai lajur busway sekarang kembali diperuntukan bagi mobil dan kendaraan lainnya karena Strela tergantung di udara tanpa menganggu arus jalan di bawahnya.
Selain itu, sampai sekarang sistem transportasi baru yang ditawarkan bagi Jakarta terkesan kaku dan komersil. Perusahaan asing datang ke Indonesia dan menawarkan berbagai macam solusi dengan nilai tertentu, yang kelak dibayarkan kepada mereka. Sementara menurut Maksim, Rusia siap tidak hanya membawa teknologi, tetapi juga mengajarkannya kepada orang lokal, termasuk warga negara Indonesia di Rusia. “Kami siap berinvestasi untuk proyek tersebut, tidak hanya dengan modal MORTON holdings saja, tetapi siap membawanya ke tingkat kerja sama antar negara,” ungkap Maksim
Pihak Rusia siap menempatkan titik produksi di Jakarta, menciptakan lapangan kerja dan teknologi baru secara bersamaan. Sebagian konstruksi yang kami gunakan berupa logam. Perwakilan-perwakilan perusahaan Indonesia sudah berdiskusi  dan siap memproduksi konstruksi tersebut di Indonesia. Yang paling menarik dari hal tersebut adalah konstruksi lokal dapat mengurangi biaya pembangunan dan tentunya menguntungkan semua pihak. Berbeda dengan perusahaan Cina, kami tidak bisa membawa bahan dari negara kami sendiri. Jarak yang ditempuh sangatlah jauh.

Follow twitter kami: @minesiastore

Sunday, 4 May 2014

2,2 Triliun Untuk Perisai Udara Indonesia

Perisai Udara Oerlikon Skyshield Indonesia

Kabar gembira datang dari Kementrian Pertahanan, karena bukan hanya mendapat kue APBN terbesar dari semua kementrian yang mencapai 80 T, hal ini membuat Kementrian Pertahanan menggeliat untuk melengkapi Alusista, tercatat pesawat tempur, tank dan helikopter dengna spesifikasi militer masuk daftar belanja Kementrian Pertahanan. 

Kini dalam daftar belanja Kementerian Pertahanan tak hanya membeli pesawat tempur untuk memperkuat pertahanan dirgantara Indonesia. Kementerian mengaku telah memesan perisai udara dari pabrik Rheinmetall Air Defence di Swiss. Alat utama sistem persenjataan bernama Oerlikon Skyshield itu berbentuk meriam yang terintegrasi dengan radar pangkalan udara.

Perisai Udara 

Enam unit meriam perisai udara itu dipesan Kementerian Pertahanan dengan harga US$ 202 juta. Namun, TNI AU mesti menunggu cukup lama sebelum menggunakan alutsista baru ini. Pasalnya, Oerlikon Skyshield baru bisa dikirim dari Swiss pada 2015. Bertahap. Pertama, empat unit tiba tahun 2015, dua unit lagi tiba tahun 2017.

Oerlikon Skyshield menggunakan meriam kembar berukuran amunisi 35 milimeter dan rudal anti-serangan udara jarak pendek. Kemampuan meriam memuntahkan 1.000 peluru dalam satu menit dianggap efektif menghancurkan ancaman pesawat tempur dan rudal musuh.

Kemampuan Oerlikon Skyshield semakin mumpuni jika menggunakan amunisi khusus buatan Rheinmetall bernama Advanced Hit Efficiency and Destruction (AHEAD). Jika ditembakkan, peluru ini mampu menyebar membentuk perisai, sehingga presisi tepat sasaran mencapai lebih dari 90 persen.

Yuk dukung gerakan cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Monday, 7 April 2014

Membangun Monorel, Jokowi Kalah Dari Dahlan Iskan

Rencana Monorel Jakarta

Ketika Jokowi terpilih, banyak asa yang muncul, lewat jargon "Jakarta Baru"  banyak pihak-pihak yang menanti aksi apa yang akan dilakukan Jokowi-Ahok untuk membenahi Jakarta. Dua hal yang selama ini menanti untuk diselesaikan yaitu kemacetan dan banjir menanti tangan dingin Jokowi. Tapi 1,5 tahun berlalu Jokowi belum secara leluasa memamerkan kerja kerasnya.

Untuk kemacetan Jokowi langsung pasang aksi untuk meneruskan berbagai moda transportasi yang mangkrak dibangun pada masa gubenur sebelumnya. Monorel dan MRT langsung ground breaking. MRT mungkin sedikit beres dengan pinjaman dari Jepang yang mencapai 15 T. Tapi Monorel yang dimenangi lewat pihak swasta dengan berbaju PT. Jakarta Monorel yang memang memegang perjanjian kerja sama dengan Pemrov DKI. PT Jakarta Monorel lebih berorientasi pada pola pengembangan dari Tiongkok dimana keseluruhan komponen pembangunna termasuk monorelnya adalah made in Tiongkok.

Monorel Jakarta Mangkrak 

BUMN Adhi Karya sebelumnya sudah mengajukan permintaan untuk membangun Monorel ketika Jokowi terpilih sebagai gubernur. Seperti penebusan dosa yang dilakukan PT Adhi Karya karena sebelumnya ikut terseret dalam sengkarutnya proyek Hambalang, dimana kasus Hambalang ikut menyeret dua petinggi PT. Adhi Karya. BUMN Adhi karya bahkan menjanjikan kepada Jokowi bahwa monorel yang dikembangkannya adalah buatan Indonesia yang 100 persen dipasok oleh keseluruhan BUMN yang terkait seperti , PT. LEN, PT INKA, PT TELKOM dll untuk membuat monorel Indonesia. Namun Jokowi lebih suka Jakarta menjadi etaalase made in Tiongkok. PT Jakarta Monorel tetap melaju dengan konsep buatan Tiongkoknya. Adhi Karya kalah.

Akhirnya prahara menimpa PT Jakarta Monorel, kegusaran mulai melanda, berdasarkan studi kelayakan tercatat monorel diberbagai negara banyak yang mengalami kerugian, belum lagi dari sisi keuangan yang sepertinya tidak secara menyakinkan untuk diperlihatkan PT Jakarta Monorel. Akhirnya ground breaking dari Oktober 2013 sampai April proyek monerel Jakarta kembali mangkrak. Belum lagi beberapa bus Trans Jakarta yang dibeli dari tiongkok yang bermasalah tentu menambah kegetiran sendiri dalam menggunakan monorel dari Tingkok sana.

 Move On BUMN Adhi Karya 

Apa yang terjadi dengan BUMN PT Adhi Karya, menangisi kegagalan? tentu tidak, lewat kepimpinan Dahlan Iskan PT Adhi Karya berhasil move on untuk tetap membangun monorel, konsep agak diperlebar dengan menjangkau langsung warga urban dan komuter yang berada di kota Bekasi. Ya, BUMN PT Adhi Karya membangun monorel dari Cibubur ke Bekasi Timur dan akhirnya ke Cawang. Konsep jemput bola ini dinilai sebuah langkah cerdas oleh pengamat transportasi. Membangun moda transportasi untuk monorel lebih bagus dari pinggiran ibukota dimana kepadatan penduduk yang tinggi. Dan akhirnya 2015 PT Adhi Karya akan melakukan ground breaking.

Langkah ground breaking yang mempunyai jeda 1 tahun adalah langkah yang baik mengingat dalam waktu 1 tahun segala kebutuhan akan dipersiapkan dengan baik berbeda dengan monorel Jakarta yang terburu-buru mengejar waktu untuk membuat Monorel yang akhirnya akan mangkrak lagi, selamat pak Dahlan anda sudah berhasil membuat BUMN PT Adhi Karya untuk melaju kembali.

Yuk dukung produk dalam negeri dengan follow @minesiastore

Tuesday, 11 February 2014

Indonesia, Republik "Impor" Tapi Mampu Ekspor Mobil


Jangan tanya mengapa sekarang semua serba instan, tak ada alur produksi untuk menghasilkan produk, benar-benar bangsa yang kehilangan motivasi dan inovasi. Semua hal dapat diatur, jika kurang barang maka dapat mendatangkan dari luar negeri, impor namanya. Indonesia sedang keranjingan hal yang satu ini, impor, jika beras kurang, impor, garam kurang dapat diimpor, bahkan jika kekurangan ubi dapat diimpor bukan hanya minyak tapi semua aspek dalam kehidupan. Semuanya dimpor bahkan sapi pun yang diimpor berpolemik dan menghasilkan banyak tersangka korupsi.

Ditengah krisis produktivitas, datang data yang membahagiakan dari Kementerian Perindustrian yang meyatakan bahwa Indonesia tahun 2013 mampu mengekspor 173.000 unit mobil ke berbagai negara, ya bangsa ini mampu mengekspor sebuah kendaraan walaupun bukan sebuah brand nasional. Bahkan Kementerian Perindustrian memproyeksikan ekspor mobil yang diproduksi di Indonesia dapat mencapai 200 ribu unit pada 2014, atau naik sekitar 13 persen dari 173 ribu unit pada 2013, termasuk produk mobil yang diklaim harga murah dan ramah lingkungan (LCGC) dan baru diluncurkan pada 2013 lalu, juga sudah menjajaki ekspor ke negara di Asia Tenggara.

Ekspor mobil kini sedang menjajaki perluasan pasar ke Benua Afrika. Termasuk sepeda motor juga nanti akan ikut merambah Afrika. Beberapa produk dari Daihatsu dan Toyota yang diproduksi di Indonesia sudah merambah Afrika. Kini, produk-produk dari merek lain, sudah berusaha mengenalkan produk mereka ke negara-negara Afrika. Bahkan Honda akan mendirikan pabrik berikutnya untuk mendukung aktivitas perakitannya disini.

Kita patut berterimakasih kepada para vendor dari Jepang yang berbaik hati menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, hal ini mampu menggenjot perekonomian sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.Walaupun sebelumnya para stake holder dari Jepang ini sudah mempunyai manufaktur di Thailand, tapi mereka merasa nyaman dengan berada di Indonesia.

Gabung dengan gerakan peduli produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Monday, 3 February 2014

Satu Dekade Facebook, Satu Cerita Dari Indonesia


Mark Zuckerberg meluncurkan "Thefacebook" dari kamar asramanya di Harvard University pada 4 Februari 2004. Situs ini awalnya dirancang untuk menghubungkan mahasiswa. Sejak saat itu, Facebook diperluas untuk mencakup sebagian besar planet ini dengan lebih dari 1,2 miliar orang menggunakan situsnya setiap bulan, menurut angka terbaru perusahaan ini.

Zuckerberg merefleksikan tonggak bersejarah 10 tahun ini di sebuah konferensi industri di Silicon Valley pekan ini. Tak mengherankan, pada awalnya ia tidak pernah membayangkan Facebook menjadi begitu besar atau berpengaruh.

"Sangat mengagumkan untuk mempunyai utilitas dan komunitas ini di sekolah kami," katanya setelah peluncuran versi awal di Open Compute Project Summit. Sejak itu, situs Facebook dan bisnisnya, yang sekarang menjadi perusahaan publik, telah berubah secara dramatis.

Jejaring Sosial Indonesia

Sukses Facebook mengilhami jejaring sosial berikutnya, lahir dengan "gaya" tersendiri jelas Facebook adalah sebuah hadiah untuk dunia. Ibaratnya manusia dibumi seperti dibawa masuk kedalam dunia baru, sosial media. Banyak peristiwa yang mengikuti dibalik keberhasilan facebook yang menghipnotis ribuan orang untuk berlama-lama didepan komputer, ponsel atau perangkat mobile lainnya, melupakan waktu dan juga melupakan sejenak masalah. Facebook menjadi candu baru manusia.

Facebook lebih inovatif dari pendahulunya friendster yang tamat dan berganti wajah menjadi portal game. Facebook sukses melewati masa-masa kebosanan yang menghinggapi para pecandu media sosial. Dengan terobosannya facebook mampu bertahan dan terus menerus melahirkan para pegguna baru hingga 1 milyar lebih.

Lantas bagaimana jejaring sosial Indonesia, inovasi teknologi sosial media juga menyambangi Indonesia beberapa anak muda lahir dengan jurus-jurus coding inovarif untuk membentuk jejaring sosial tersebut. Tercatat koprol, salingsapa.com, akudia.com, temanku.net, indoface,digli dll mengisi dunia sosial media khas Indonesia, namun sepertinya sambutan masyrakat kurang meriah.

Kondisi ini bukan berarti tak ada harapan namun diperlukan sebuah gerakan untuk lebih mencintai produk Indonesia dalam segala bidang termasuk sosial media yang asli Indonesia, dengan keinovatifannya bukan tak mungkin jejaring asli sosial media Indonesia capai satu milyar pengguna.

Gabung dengan gerakan cinta produk Indonesia dengan follow twiiter kami : @minesiastore 

Saturday, 25 January 2014

Lewati Jakarta, Bojonegoro Pasang Wifi di 1000 titik lokasi publik



Perkembangan teknologi telah membuat internet menjadi bagian penting. Akses untuk memperolehnya pun kini semakin mudah dengan seiring perkembangan zaman. Tempat-tempat umum atau ruamg terbuka bahkanm kini dilengkapi oleh akses internet dan itu didapat secara cuma-cuma. Hal ini juga ingin dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur yang meluncurkan program "Digital Society" dengan membangun akses internet melalui jaringan wifi di 1.000 lokasi untuk menunjang pengembangan Bojonegoro menjadi lumbung energi dan pangan.

"Telkom diminta merealisasikan program akses internet melalui jaringan wifi di 1.000 lokasi paling lambat akhir 2014," kata Humas Telkom Area Jawa Timur, Invone Andayani, sebelum acara peluncuran program Bojonegoro "Digital Society", di Bojonegoro, Sabtu. Ia menjelaskan saat ini akses internet jaringan wifi yang sudah bisa direalisasikan sebanyak 185 lokasi dengan radius 100 meter persegi, di antaranya, di 165 lokasi lembaga pendidikan dan lainnya di lokasi umum.

Ia memberikan gambaran akses internet jaringan wifi yang akan dipasang kemudian, mulai kawasan penghasil salak di Desa Wedi, Kecamatan Kalianyar, agro wisata belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, juga lokasi lainnya yang berkaitan dengan pangan. "Begitu pula lokasi yang berkaitan dengan kawasan industri migas juga akan dipasang jaringan wifi," ucapnya.

Ia mengatakan, pengembangan akses internet jaringan wifi di pelosok pedesaan akan terhambat sumber daya manusia. Namun akan dilakukan pendidikan dan pendampingan kepada masyarakat seperti kepada usaha kecil dan menengah (UKM) agar bisa menguasai jaringan internet, bahkan bisa membuat blog sendiri untuk memasarkan produknya.

"Kita sudah menyiapkan 20 relawan informasi dan teknologi (IT) yang akan melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat." tandasnya.

Berapa dana yang dibutuhkan untuk membangun jaringan wifi di daerah setempat, Ivonne mengaku tidak bisa menyebutkan dengan alasan pengembangan akses internet melalui jaringan wifi merupakan pengembangan jaringan internet secara nasional.

Ya kehadiran Wifi di 1000 lokasi di Bojonegoro akan meningkatkan akses masyarakat keranah internet dan akan menambah informasi yang diterima tentu yang berguna bagi masyarakat.Yuk gabung dengan gerakan cinta mereh putih dengan follow @minesiastore

Sunday, 8 December 2013

Balada Kereta Indonesia

Kereta produksi PT INKA 



Ironis itu sederhana bagi bangsa ini, selain digempur oleh produk impor, bangsa ini juga layu akan kebanggaan berbangsa dan bernegara. Cinta tanah air hanya sekadar konsep yang dipelajari di buku-buku sekolah. Penerapan dari apa yang dipelajari dibuku nyaris luntur dan tinggal kenangan. Sebuah kesempurnaan untuk menasbihkan sebuah kehilangan identitas bangsa.

Dan keadilan itu bisa datang dari mana saja, ketika bangsa ini mengagungkan bangsa asing, beberapa bangsa asing justru bergantung dengan bangsa ini. Ya, PT Wijaya Karya (persero) dan PT INKA (Persero) membuat mimpi akan kejayaan bangsa seperti diera kerajaan Majapahit seperti dirintis kembali. Keduanya berhasil membangun kepercayaan dinegeri nun jauh disana, Afrika Selatan.  PT Wijaya Karya (persero) terlibat membangun 2.000 unit rumah tapak di Afrika Selatan, dan pemerintah Afrika Selatan juga menunjuk PT INKA (Persero) untuk membuat gerbong kereta api penumpang dan barang.

Kebijakan yang diambil oleh pemerintah Afrika Selatan adalah sebuah cikal bakal untuk merintis program angkutan berbasis kereta api. Pemerintah Afrika Selatan meyakini moda transportasi kereta api jauh lebih murah dan cepat dengan harga perawatan jauh lebih rendah dibandingkan dengan jalan raya. Untuk memuluskan aksi kerja sama ini, ada beberapa syarat yang diminta oleh pemerintah Afrika Selatan. INKA diharapkan bersedia transfer teknologi kepada Afrika Selatan.

Nantinya  kandungan lokal gerbong kereta api yang dibuat harus lebih tinggi bila dibandingkan yang INKA buat. Jadi kandungan lokal dari Afrika Selatan itu harus tinggi, Indonesia misalnya 70:30. Kemudian INKA juga harus transfer teknologi sebagai beberapa syarat yang diajukan pemerintah Afrika Selatan.

Pemerintah Afrika Selatan punya alasan sendiri mempercayakan pengadaan transportasi pada Indonesia. Salah satunya lantaran banyak mobil yang digunakan di Afrika, didatangkan dari Indonesia. Jalanan Afsel itu penuh dengan mobil dari Indonesia. Contohnya tahun lalu Inova disana ada 18.000 dan Avanza ada 48.000.

PT INKA Madiun sdh membuat gerbong & lokomotif KA utk Bangladesh, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Iran, Australia yang ironisnya PT KAI mengimpor kereta bekas dari Jepang, Ya sebuah "keadilan" yang dipertanyakan.

 Yuk follow gerakan cinta produk Indonesia dengan follow twitternya @minesiastore

Tuesday, 8 October 2013

Biaya Rawat Inap Perokok Mencapai Rp 40 triliun



Sekjen PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih MH menyatakan biaya rawat inap dan rawat jalan yang ditimbulkan oleh penyakit terkait rokok pada 2011 diperkirakan mencapai Rp39,5 triliun. "Itu jauh melampaui dana Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang hanya Rp20 triliun per tahunnya," katanya melalui siaran pers soal diselenggarakannya Focus Group Discussion (FGD) "Dilema APBN untuk membiayai Penyakit Terkait Rokok dalam Perspektif Asas Keadilan" yang digagas Pusat Studi Hukum dan Pembangunan di Jakarta, Jumat.

Ia memerinci hitungan PBI sebesar Rp20 triliun itu, berasal dari 86,4 juta PBI dikalikan Rp19.250 per orang, kemudian dikalikan satu tahun atau 12 bulan hingga totalnya sekitar Rp20 triliun. Karena itu, dirinya mempertanyakan siapakah yang akan menanggung pembiayaan penyakit terkait rokok itu, apakah APBN atau BPJS Kesehatan atau melalui sumber pembiayaan lainnya.

Karena itu, di dalam FGD itu memberikan kesimpulan bahwa sumber pembiayaan lain bagi penyakit terkait rokok merupakan pilihan yang paling baik dan dimungkinkan oleh Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yakni melalui Asuransi Kesehatan Komersial dimana pelaksanaannya diatur oleh peraturan perundang-undangan.

Jika itu terlaksana, maka masalah dilematis bagi APBN akan terselesaikan secara elegan, demikian pula bahaya katastropik terhadap pembiayaan BPJS Kesehatan, tidak perlu terjadi. Seperti diketahui, pembiayaan penyakit terkait rokok jika mengacu Pasal 25 huruf i Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 tahun 2003 tentang Jaminan Kesehatan, sudah jelas berada di luar pembiayaan kesehatan melalui APBN.

Kendati demikian, bukankah para penderita penyakit terkait rokok adalah warga negara yang berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial dari pemerintah.

Hal dilematis tersebut merupakan tema dari acara Focus Group Discussion "Dilema APBN untuk membiayai Penyakit Terkait Rokok dalam Perspektif Azas Keadilan" yang digagas Pusat Studi Hukum dan Pembangunan di Hotel Santika.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof dr Ali Gufron Mukti selaku keynote speaker sangat berharap agar Focus Group Discussion dapat menemukan solusi bagi hal yang dilematis ini.

Sumber

Yuk gabung dengan komunitas cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Sunday, 29 September 2013

Sutadara Muda Indonesia Unjuk Gigi Di China

Film Indonesia

Film Indonesia pernah mati suri, seperti hidup segan mati tak mau, sineas muda lahir dan meyakini bahwa perfilman Indonesia benar-benar ada dan tak pernah vakum seperti kata penghujatnya. Keadaan ini diperparah dengan miskinnya nasionalisme untuk produk Indonesia yang bernama film ini, dahulu Film Indonesia dibumbui kata-kata erotis untuk menarik pengunjung bukan hal yang ramah untuk ditonton  keluarga.

Muncul utas harapan, pasar film coba dijauhkan dengan judul-judul dewasa dan menggoda, target pasar pun diubah yaitu remaja, ya film Indonesia membidik pasar remaja yang sedang mencari identitas dan jati diri. Tepat, disaat target pasar diubah ke remaja, film Indonesia bangkit dan digemari minimal ditingkat remaja dan yang sedang beranjak dewasa.

Kejayaan film Indonesia tak sebatas judul film, insan filmnya juga menorhkan prestasi conothnya sutradara muda Kamila Andini meraih pengharagaan "Best Director" di China International Children Film Festival. Ia meraih penghargaan tersebut untuk filmnya yang berjudul "Mirror Never Lies" pada hari Sabtu (14/9) waktu setempat, seperti yang disebut dalam rilis yang diterima ANTARA News.

Dalam tiga tahun terakhir, sutradara kelahiran tahun 1986 itu telah meraih antara lain Toyota Award and Best Young Director di Tokyo Film Festival, Best Children Film di Asia Pacific Festival di Brisbane, Australia., dan Best Young Director di Mumbai International Film Festival.

"Mirror Never Lies" atau yang dalam bahasa Indonesia berjudul "Laut Bercermin"  merupakan film yang menceritakan kehidupan anak suku Bajau. Film keluaran tahun 2011 yang dibintangi oleh Atiqah Hasiholan dan Reza Rahadian itu mengisyaratkan nilai penting menghadirkan kehidupan anak-anak di tengah isu perubahan iklim dan banyaknya bencana laut. 


Sumber 

Yuk gabung dengan komunitas cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Sunday, 22 September 2013

Lewati Final Dramatis, Indonesia Juara AFF U-19


Tim Indonesia berhasil menjadi juara AFF U19. Pada babak final yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/9/2013), Garuda Muda menaklukkan Vietnam lewat adu penalti 7-6, setelah selama 120 menit kedua tim tak mampu berbuat gol. Dari sembilan penendang Indonesia yang turun, cuma Evan Dimas dan Zulfiandi yang gagal menuntaskan tugasnya. Sementara tiga penendang Vietnam gagal. Bagi Indonesia ini adalah gelar pertama mereka di turnamen ini di penampilan pertama di partai puncak. Gelar terbanyak masih dimiliki Thailand dan Australia dengan masing-masing tiga gelar.  

Jalannya Pertandingan

Babak pertama laga berjalan sengit dengan Vietnam yang mengendalikan pertandingan, tercatat ada dua peluang Vietnam yaitu di menit 27 Ravi Murdianto menggagalkan tembakan pemain Vietnam dari jarak dekat. Mendapat bola di sisi kanan pertahanan, Nguyen Van Toang melepaskan sepakan keras tapi Ravi dengan sigap menepis bola itu.

Sebelum itu Indonesia mendapat peluang lewat Evan Dimas. Hasil kreasi Ilham Udin, sayangnya bola terlalu deras dan lebih cepat digapai kiper Vietnam, sebelum Dimas mampu mengeksekusinya ke gawang lawan, sampai turun munum skor masih imbang 0-0.

Dua menit setelah restart Indonesia mendapat peluang, sayang tembakan Ilham Udin masih lemah dan tepat di pelukan kiper Vietnam. Di menit 50 Ravi bikin penyelamatan gemilang ketika meninju bola sepakan tendangan bebas Chong Puong. Tujuh menit kemudian Vietnam kembali mendapat dua peluang beruntun tapi lagi-lagi mentah di tangan Ravi.

Skor 0-0 berlanjut hingga ekstra time dan pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Setelah melalui 12 kali penendang, Indonesia menjadi juara lewat penalti penentu dari Ilham Udin setelah sebelumnya kiper Indonesia Ravi menggagalkan penalti pemain Vietnam

Selamat Garuda Muda, Yuk bangga dengan Indonesia dengan follow twitter kami : @minesiastore




Friday, 20 September 2013

Nigeria juara World Muslimah Dan Kontroversi Kontes Kecantikan

Finalis World Muslimah Asal Nigeria (tribunnews.com)


Finalis World Muslimah 2013 asal Nigeria, Obabiyi Aisha Ajibola, keluar sebagai pemenang. Ajibola yang juga meraih kategori "Inspiring Video" tidak dapat menyembunyikan harunya saat pembawa acara Arie Untung dan Dewi Sandra mengumumkan dirinya sebagai juara. Ia pun langsung bersujud, tanda bersyukur, begitu namanya dipanggil.

"Pertama, saya mau baca surat Al-Fatihah," katanya sambil terisak, lalu membacakan ayat tersebut sambil sesekali terisak. Perempuan asal Lagos, Nigeria ini berhasil mengungguli 19 rekan lainnya dan memenangkan hadiah berupa paket umrah dan uang sebesar Rp25 juta.

Juara kedua Muslimah World 2013 diraih Noor Aspasia dari Indonesia. Posisi ketiga juga diraih Indonesia lewat Evawani Efliza. 20 finalis tampil di final World Muslimah 2013 di Balai Sarbini, Jakarta dan disiarkan langsung televisi.14 finalis berasal dari Indonesia, lainnya adalah Malaysia, Brunei Darussalam, Nigeria, Iran, dan Bangladesh.

Kontroversi Kontes kecantikan

Di tengah polemik penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia, sebuah ajang bertajuk Miss World Muslimah 2013 telah digelar sejak sepekan lalu. Acara Miss World Muslimah 2013, yang dihadiri perwakilan dari 6 negara, yaitu Indonesia, Iran, Bangladesh, Malaysia, Nigeria, serta Brunei.

Ini adalah penyelenggaraan ketiga kalinya, yang mensyaratkan pesertanya mirip dengan penyelenggaraan Miss World, tetapi harus beragama Islam, mampu membaca Alquran, serta menggunakan kerudung dan menutup sebagian tubuh tertentu. "Kita tidak meng-exposure (mengeskploitasi) kaum wanita, tapi kami ingin memperlihatkan kaum wanita Islam itu juga talented (berbakat), skill-nya (keahlian) juga ada, dan kami berharap ini bisa menjadi contoh yang baik buat kaum muslimah lainnya," kata Muhammad Reza Irawan, juru bicara Miss World Muslimah 2013..

Ditanya tentang kewajiban semua peserta harus menggunakan kerudung dan menutup sebagian tubuhnya, Muhammad Reza mengatakan: "Ajang ini untuk muslimah sedunia yang sebagaimana kita ketahui memakai pakaian yang menutup aurat wanita, hanya wajah dan telapak tangan yang terlihat." Dia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Miss World Muslimah bukanlah untuk menandingi ajang Miss World 2013. "Karena ini penyelenggaraan yang ketiga," tandasnya.

Berbeda dengan penyelenggaraan Miss World 2013 yang ditolak sebagian kelompok Islam, acara kontes khusus perempuan muslim ini relatif tidak menimbulkan kegaduhan. Anggota Komnas Perempuan, Neng Dara mengatakan, walaupun dia mengkritisi acara kontes Miss World 2013 dan Miss World Muslimah 2013, pihaknya tidak setuju jika kedua acara ini dilarang.

Acara seperti ini dianggap mengeksploitasi tubuh perempuan, tidak ada sikap tunggal di kalangan perempuan tentang isu ini. Keislaman itu tidak bisa direduksi pada sehelai tutup kepala, tetapi yang lebih mendasar yaitu pada etika keseharian, serta sikap spiritualitas dalam keIslaman.

Namun mengkritik sikap etika Keislaman yang semata dikaitkan dengan penggunaan kerudung dalam ajang Miss World Muslimah 2013 adalah sama. Keislaman itu tidak bisa direduksi serta sehelai tutup kepala, tetapi yang lebih mendasar yaitu pada etika keseharian sikap spiritualitas dan kedaulatan atas tubuh.


Sumber 

Yuk gabung dengan komunitas cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Orang Indonesia Jadi Pemilik Pertama iPhone 5S Di Dunia

Jimmy Gunawan, Pemilik I Phone 5s (theaustralian.com)

Australia menjadi negara pertama yang memasarkan iPhone 5S pada hari Jumat, 20 September 2013, pukul 08.00 standar waktu timur Australia (AEST) atau pukul 05.00 WIB. Namun, siapa sangka bahwa pembeli pertama perangkat tersebut justru orang Indonesia yang tinggal di Benua Kangguru itu.

Jimmy Gunawan, si pembeli sekaligus pemilik pertama iPhone 5S di dunia berusia 33 tahun tersebut, mengaku sudah mengantre di depan toko Apple di Sydney (tempat dia membeli iPhone) sejak tengah malam hari sebelumnya agar menjadi orang pertama di barisan pengantre.

Dia mengatakan bahwa antrean pembeli iPhone kali ini tak seramai sebelumnya. "Tahun lalu, saya datang kemari pada waktu yang sama dan sudah ada 20 orang mengantre sebelum saya," ujar Jimmy sebagaimana dikutip oleh The Australian.

Jimmy yang berprofesi sebagai desainer grafis freelance ini merogoh kocek sebesar 2.000 dollar Australia atau sekitar Rp 21,4 juta rupiah untuk membeli dua unit iPhone 5S, satu untuk dirinya sendiri, lainnya untuk sang ibu.

Mengapa antrean tahun ini lebih sepi? Konsumen di Australia mengeluhkan harga iPhone 5S dan iPhone 5S yang dinilai kelewat mahal. Di benua ini, iPhone 5C dibanderol mulai 739 dollar Australia atau sekitar 7,9 juta rupiah, sementara harga iPhone 5S bisa mencapai 1.129 dollar Australia atau sekitar Rp 12,1 juta rupiah.



Perbedaan waktu membuat Jimmy Gunawan menjadi pemilik pertama di dunia atas iPhone terbaru tersebut. Sedangkan di Inggris, Nuh Green adalah orang pertama dalam antrian orang  di luar toko yang ingin membeli iPhone terbaru sejak Senin (16/9/2013) lalu.
Ratusan orang nampak berbaris melalui pintu Apple flagship store Regent Streer di London demi perangkat tersebut. Nuh Green adalah orang pertama dalam antrean itu yang mendirikan tenda di luar toko.
Remaja berusia 17 tahun ini menjelaskan dirinya menolak tawaran 5.000 pound untuk tempat antreannya tersebut dan dirinya mengatakan dia hanya akan mempertimbangkan untuk menyerah tempat tersebut dengan penukaran  10.000 pound
Perangkat iPhone 5S , dikatakan menjadi dua kali lebih cepat seperti pendahulunya dan membedakan dirinya dari para pesaingnya dengan fitur Touch ID.
Sumber : Kompas, Solopos, The Australian
Yuk follow twitter kami : @minesiastore

Friday, 13 September 2013

Ironis Kaos Pemilu 2014 Ternyata Diimpor

Proses Pembuatan Kaos Pemilu gambar viva.co.id

Kondisi neraca perdagangan Indonesia makin memburuk, nilai impor dipastikan makin tinggi, akibat beberapa pengurus partai ternyata lebih memilih kaos impor dari China dan Banglades sebagai bagian kampanye mereka. Hal ini jelas akan menyeret pengusaha tekstil Indonesia yang sedang mengalami beberapa rintangan seperti kenaikan harga bahan bakar minyak.

Seperti yang dikatakan ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat, mengaku menjelang pemilihan umum (pemilu) pada 2014 tidak serta merta mendongkrak pertumbuhan permintaan kaos-kaos pemilu di dalam negeri.

"Apaan (pertumbuhan permintaan) tidak ada itu. Mereka justru impor dari negara lain yang harganya lebih murah," ujarnya di Jakarta, pemesan, kata Ade, kini lebih memilih impor dari luar negeri, diantaranya negara China dan Bangladesh serta lainnya. "Ini yang salah harusnya (pengusaha tekstil) di sini diberdayakan," imbuhnya.

Melihat kondisi tersebut sangat miris di tengah upaya pemerintah untuk menekan barang-barang impor serta memberikan insentif kepada perusahaan padat karya supaya tetap bertahan dan tidak melakukan lay off (pemutusan hubungan kerja/PHK). Di sisi lain, Ade mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memiliki dampak terhadap produk lokal tanah air.

"Dampaknya ke kenaikan ekspor ada lah tapi belum terlalu besar atau di bawah 10%. Namun pengaruhnya khusus bagi barang originated yang menggunakan konten lokal cukup besar," jelasnya. Sedangkan bagi industri tekstil, Ade bilang sudah terjadi indikasi dari pembeli supaya eksportir dapat menekan harga dan memberikan diskon. Kalau kami beri diskon tapi rupiah menguat lagi, matilah kita,"
papar Ade.

Sumber

Yuk gabung dengan komunitas cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Wednesday, 11 September 2013

ITB Raih Emas Di Kejuaraan Robot Sepakbola Dunia

Tim Robot ITB gambar by Kompas.com

Sukses Indonesia diajang internasional bertambah setelah tim robot Institut Teknologi Bandung berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu dalam kompetisi robot internasional 18th FIRA RoboWorld Cup 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia, 24-29 Agustus 2013.

"Ketiga medali tersebut adalah Medali Emas untuk kategori HuroCup Marathon, Medali Perak untuk kategori HuroCup Sprint, dan Medali Perunggu untuk kategori HuroCup Obstacle Run," tulis Koordinator Tim Robot ITB, Andini Noviana, dalam laporan yang diunggah di laman Facebook Kusprasapta Mutijarsa, dosen pembimbing tim robot tersebut, Kamis (29/8/2013). Seperti dijelaskan Andini, FIRA RoboWorld Cup (FIRA CUP) adalah kompetisi robot pemain bola tahunan yang diselenggarakan oleh Federation of International Robot-Soccer Association (FIRA).

Layaknya permainan sepak bola, soccer-robot juga memiliki aturan permainan tertentu. Pada FIRA CUP terdapat tujuh kategori, yaitu Micro-Robot Soccer Tournament (MiroSot), Simulated Robot Soccer Tournament (SimuroSot), Humanoid Robot Soccer Tournament (HuroCup), AmireSot, NaroSot, AndroSot, dan RoboSot. Pada kompetisi ini, robot secara cerdas dan mandiri bermain bola tanpa kendali langsung manusia. Keterlibatan manusia hanya sebagai wasit pertandingan dan manajer robot pemain.

MiroSot adalah kategori pertandingan untuk robot pemain bola berukuran kecil (4 cm x 4 cm x 5,5 cm). Pada MiroSot, para peserta harus memiliki strategi pemainan yang baik menggunakan teknik artificial intelligence (AI), dan mengembangkan robot pemain bola yang memiliki kemampuan membaca lapangan yang akurat serta pengendalian real time yang presisi. Kemampuan dasar ini diperlukan oleh robot pemain bola untuk dapat bekerja sama dan berkoordinasi secara mandiri (autonomous).

Pada HuroCup, robot memiliki bentuk seperti manusia (human-like) yang memiliki dua kaki sehingga disebut humanoid robot. Dalam kategori HuroCup, terdapat sembilan tantangan, yaitu Penalty Kick, Obstacle Run, Sprint, Marathon, Lift and Carry, Weight Lifting, Basketball, Soccer, dan Climbing Wall.
Anggota Tim Robot ITB merupakan mahasiswa S-1 dan S-2 dari beberapa program studi, yaitu sebagai berikut:

1. Aulia el Hakim (S-2 EL/STEI), Tim MiroSot
2. Dadan Nur Ramadan (S-2 EL/STEI), Tim Mirosot
3. Gery Reynaldi (Upgrading D-4 EL/STEI), Tim Mirosot
4. Priadi Teguh Wibowo (S-1 EL/STEI), Tim Mirosot
5. Dinna Fitriyana (S-1 EL/STEI), Tim Mirosot
6. Hafy Zaindini Jungjunan (S-1 EL/STEI), Tim Mirosot
7. Bagus Zukri Fadholi (S-1 TM/FTTM), Tim HuroCup
8. Hannan Prasasta (S-1 FI/FMIPA), Tim HuroCup
9. Nurwanto (S-1 IF/STEI), Tim HuroCup
10. Muhammad Luqman (S-1 EL/STEI), Tim HuroCup
11. Ahmad Ishtar Terra (S-1 EL/STEI), Tim HuroCup
12. Audra Fildza Masita (S-1 EL/STEI), Tim HuroCup

 sumber

Yuk gabung dengan komunitas cinta produk Indonesia dengan follow @minesiastore

Sunday, 23 June 2013

Tropikalitas Indonesia Akan "Invasi" China

Terkadang kita iri dengan negara yang memiliki 4 musim, dengan salju yang menjadi primadona dan anak-anak yang berlari ditengah salju semua seperti terlihat indah, bermain bola salju seperti yang terlihat difilm-film Hollywood menjadi angan dibenak setiap anak yang tak kebagian musim salju. Bagi negara dikhatulistiwa seperti Indonesia yang sebagian warganya bermandikan matahari sepanjang tahun, Matahri sepanjang tahun pun menjadi sebagai anugerahi untuk menghadirkan musim panas dan hujan saja yang terbagi dua dalam setahun. Simpel, namun tropis masih menyimpan satu hal yang tak dimiliki negara dengan 4 musim yaitu matahari yang bersinar sepanjang tahun.

Ya, negara-negara 4 musim mempunyai waktu yang tak selama untuk mendapat sinar matahari sepanjang tahun, sebuah berkah? tentu saja, matahari sebagai sumber energi mampu memberikan kehidupan bagi jutaan biota untuk melanjutkan fase hidup mereka, berkembang biak, bersimbiosis dan melanjutkan fase adaptasi lingkungan.

Impor Buah

Tuhan menciptakan sisi-sisi keadilan disetiap bagian dalam penciptaannya, termasuk musim, jika negara yang memiliki 4 musim seperti China contohnya mampu memproduksi buah non tropis yang memang tumbuh dinegara beriklim sejuk seperti pir, anggur, apel dst sehingga China yang sedang melengkapi diri menjadi negara super power berikutnya di dunia memegang peranan penting dalam ekspor buah non tropis tersebut diseluruh dunia. Tapi bagaimana jika China dengan 4 musim mampu memproduksi buah tropis dengan jumlah masif dan produk buah tropis China ternyata diekspor ke negara tropis terbesar didunia, Indonesia. Ironis.

Melihat kenyataan bahwa Indonesia hanya menjadi pasar dari berbagai macam produk buah baik tropis maupun non tropis, kita tak perlu bertanya bagaimana China menanam buah tropis di negaranya yang justru bukan negara tropis, sampai dibatas ini kita seperti kehilangan keadilan akal sehat bagaimana China benar-benar menjadi raksasa dunia terutama untuk ekspor buah.

Tak perlu melelahkan diri bersaing secara frontal dan ekstrim dengan China, karena akan terlihat seperti tindakan bunuh diri, tak perlu dengan gerakan boikot atau larangan, kita harus bersaing secara sehat karena setiap negara  mendapat pengawasan dari WTO organisasi perdagangan dunia, sebaliknya kita siapkan serangan balik yang tepat.

Menangkal Impor Buah China

Tak perlu lama-lama bagi bangsa ini untuk terus dicekoki impor buah China, karena diam-diam BUMN sedang melakukan penanaman besar-besaran buah tropis, tak perlu semua jenis buah tropis, fokus ke tiga jenis buah yaitu durian, manggis dan pisang. Berkah tanah yang luas yang dimiliki oleh negara ini dan BUMN perkebunan menjadi pelengkap untuk segera rancang kekuatan serangan balik.

Masing-masing dari ketiga jenis buah tersebut disiapkan lahan 3000 ha per buah belum lagi kerjasama dengn IPB sebagai bagian untuk meningkatkan riset dan keunggulan varietas dari buah tersebut. Dengan para pakar yang memang ahli buah maka tak lama lagi kita akan melihat TV China menyorot box kayu yang berisi buah yang bertuliskan from Indonesia.




Saturday, 4 May 2013

Jokowi, Kenapa dari Made In Indonesia ke Made In China?


Hiruk pikuk mengenai produk nasional yang dimodelkan oleh Jokowi melalui Esemkanya menghentak banyak orang, mengugah alam sadar kita, menentang sebuah pemikiran pragmatis bahwa produk asing pasti akan lebih baik dari mahakarya negeri sendiri. Jokowi melawan lingkaran subduksi tersebut.

Terliput secara terus menerus nama Jokowi makin populer, aksi ini jauh lebih meyakinkan publik bahwa ditengah gempuran produk asing terselip optimisme mutlak yang diluncurkan dari Solo. Cerita ini bagai kisah dongeng sehari semalam untuk melambungkan sosok fenomenal Jokowi.

Cerita cinta produk Indonesia terus berlanjut untuk sektor moda transportasi di Solo, trem atau rail way di Solo ternyata juga merupakan produksi PT Inka di Madiun, Jokowi menampik produk asing seperti dari China, dan Amerika Serikat, trem tersebut walaupun belum 100 % diproduksi dengan kandungan lokal oleh PT. Inka, namun bukan masalah bagi Jokowi yang penting made in Indonesianya.

Pindah ke Jakarta dan menjadi gubernur, tampaknya fanatisme Jokowi terhadap made in Indonesia mulai berkurang, hal ini terlihat dari gagalnya BUMN PT. Adhi Karya masuk ke konsorsium PT. Jakarta Monorail, belum lagi Pemda DKI lebih memilih impor kereta monorail dari China dengan alasan kereta monorail buatan PT. Inka kapasitas kurang besar. Begitupun kereta untuk MRT, Jokowi lebih suka yang diproduksi di China

Termasuk juga bus gandeng TransJakarta model terbaru yang diimpor dari China, sayangnya PT Asian Auto International yang merupakan manufaktur asal Indonesia telah memproduksi bus gandeng Transjakarta yang dinamakan Komodo kurang terpromosikan dengan baik, hal ini membuat kapasitas produksi tak dapat ditingkatkan, padahal anak bangsa sedang berjuang merintis bus made in Indonesia.

Tak Menyerah

Walaupun banyak rintangan dan hadangan untuk made in Indonesia, tapi kenekatan niat untuk maju terdepan dengan produk asli Indonesia mulai muncul, ini terlihat dari niat PT Adhi Karya yang akan keroyokan membangun Monorail made in Indonesia disekitar pinggiran Jakarta dimana Stasiun, Rel dan kereta Monorailnya akan dikerjakan oleh BUMN Indonesia, belum lagi rencana pembangunan Monorail di Makasar yang kereta monorailnya akan diproduksi di PT Melu Bangun Wiweka , Bekasi, Ya, tinggal ditunggu dukungan masyrakat untuk produksi made in Indonesianya.

Gabung dengan gerakan penggunaan produksi Indonesia dengan memfollow twitter kami : @minesia_store

Wednesday, 1 May 2013

Gerakan Satu Pejabat Satu Mobil Nasional


Selamat datang Esemka, begitulah tanda kisah kasih mobil nasional yang sempat menjadi kendaraan favorit Jokowi untuk dikenal luas. Kini setelah selesai bergelut dengan uji kelayakan di Serpong, Esemka menggeliat dengan 40 hasil produksi pertama yang sudah dikirm april lalu.

Tak terlalu digembar-gemborkan berbeda dengan masa sebelumnya, boleh dibilang kini Esemka tak terlalu menjadi 'makanan' empuk bagi media di Indonesia, mungkin ada berita eyang subur yang sudah menutup dan menggeser akses ketertarikan masyarakat atas Esemka sendiri.

40 mobil Esemka sendiri yang dikirim ternyata sudah dipesan satu oleh pejabat menteri kabinet Indonesia bersatu II, yaitu Djoko Kirmanto, menteri pekerjaan umum, tanpa diduga dan disangka sebelumnya. Jauh dari radar media selama ini yang selalu mengetengahkan Dahlan Iskan sebagai pemborong Esemka.

Sebuah catatan tersendiri mengenai kepedulian para pejabat kita terhadap produk Indonesia. Karena sudah menjadi cermin untuk memancing masyarakat untuk memakai produk nasional. Akan menjadi lebih mudah jika gerakan memakai produk nasional terekspose media sehingga pejabat kita yang memakai produk nasional bisa jadi lebih terkenal, ya sekali mendayung, mobil dibeli dan nama makin terkenal.

Satu Pejabat Satu Mobil Nasional

Perlu satu gebrakan tingkat elit untuk mengedepankan produk nasional dalam hal ini mobil nasional. Harus diutamakan para pejabat agar mereka menjadi contoh dan Djoko Kirmanto telah memulainya, walaupun Djoko Kirmanto sempat melontar kritik bagaimana pintu mobil Esemka yang mengalami gangguan yakni kurang responsif, kritik positif yang harus ditanggapi PT. Solo Manufaktur Kreasi selaku pemilik merek Esemka.

Presiden juga harus memimpin garda terdepan perihal gerakan satu pejabat satu mobil nasional karena tanpa dukungan dari pemimpin tertinggi hal ini takkan berarti.

Kami sedang menggalakan pemakaian produk Indonesia, follow twiiter kami: @minesia_store








Bendung Raknamo Yang Tak Sekedar Kado

Bendungan Raknamo (Detik.com) Selasa 9 Januari 2018menjadi hari spesial bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, karena selain kunjungan p...